Tersenyum Dalam Badai


KindexUPU-KUPU tidak tahu warna sayap mereka…
Tapi orang-orang tahu betapa indahnya mereka…
Seperti juga dirimu, tidak tahu betapa indahnya dirimu…
Tapi Allah tahu betapa istimewanya dirimu dimata-Nya…
ketika engkau TUNDUK dalam syariat-Nya…
RIDHA atas takdir-Nya…
TERSENYUM dalam badai musibah…
TEGAR dalam ujiaan…. dan…
TEGUH dalam pendirian…

Biarlah Allah SWT saja yang menyemangati kita…
Sehingga tanpa sadar setiap peristiwa menjadi teguran atas kemalasan kita…
Cukuplah Allah saja yang memelihara ketekunan kita…
Karena perhatian manusia terkadang menghanyutkan keikhlasan…
Semoga Allah menjadikan kita pribadi yang bermakna…
Saat berbaur mampu menyemangati yang lain…
Dan saat sendiri mampu menguatkan diri sendiri… Baca lebih lanjut

(Repost) Celotehan tentang Mr.River


“penilaian awalku… aku suka senyummu,aku suka cara kamu berpakaian… apalagi pake baju pink!!

Kalimat yang sederhana tapi sedikit menggelitik bagi saya….kenapa menggelitik?karena saya sendiri tidak tahu pasti…entah sudah berapa orang yang mengucapkan kalimat seperti itu kepada saya…..
yang terakhir ini saya dengar dari sahabat baru saya……hm….kita sebut saja namanya Mister River…
kita sebut saja anamanya begitu..karena..namanya yang sebenarnya adalah dalam bahasa arab..yang berarti sungai jiika kita terjemahkan dalam bahasa indonesia…

Perkenalan Saya dan Mr.River memang tergolong masih seumur jagung….kami berada pada satu tempat  kerja..namun berada pada dua ruang yang berbeda…
saya dan mr.river hanya sesekali bertemu ketika waktu sholat ashar tiba…kami biasa melakukan sholat ashar berjamaah di mushola tempat kami bekerja…
Namunh begitu..ketika kami ngobrol melalui chat ataupun sms….kami sudah selayaknya dua orang sahabat yang sudah saling mengenal dalam waktu cukup lama…
Entahlah kenapa…tapi setap hal yang mr.river utarakan..selalu mebuat saya tersenyum,,,,bahkan tertawa…. 🙂 Baca lebih lanjut

Apa Yang Kamu Inginkan?


Ada suatu daerah dimana di sana ada sebuah waduk yang meluap (bendungan jebol). Kira-kira 1 jam lagi daerah itu akan rata dengan air.

Relawan dan petugas dari PMI pun datang ke daerah tersebut. Di daerah tersebut terdapat ada seorang pemuda (sebut saja “Nahar”) yang ingin ditolong oleh relawan menggunakan perahu karet.

Relawan               : “Mas, mari saya bantu untuk naik ke perahu kami! Agar Mas selamat dari banjir ini..”

Nahar                   : “tidak usah, saya serahkan hidup saya kepada Allah SWT. Biar Dia-lah yang menolong saya..”

Dan, relawan tersebut pun pergi meninggalkan si Nahar untuk mencari korban yang lainnya. Baca lebih lanjut