Apa Yang Kamu Inginkan?


Ada suatu daerah dimana di sana ada sebuah waduk yang meluap (bendungan jebol). Kira-kira 1 jam lagi daerah itu akan rata dengan air.

Relawan dan petugas dari PMI pun datang ke daerah tersebut. Di daerah tersebut terdapat ada seorang pemuda (sebut saja “Nahar”) yang ingin ditolong oleh relawan menggunakan perahu karet.

Relawan               : “Mas, mari saya bantu untuk naik ke perahu kami! Agar Mas selamat dari banjir ini..”

Nahar                   : “tidak usah, saya serahkan hidup saya kepada Allah SWT. Biar Dia-lah yang menolong saya..”

Dan, relawan tersebut pun pergi meninggalkan si Nahar untuk mencari korban yang lainnya.

Selang beberapa menit ada lagi petugas PMI yang menghampiri si Nahar menggunakan helikopter untuk menolongnya.

Petugas PMI      : “Mas, mari naik ke helikopter menggunakan tangga tali ini! Agar mas bisa segera diselamatkan..”

Nahar                   : “tidak usah, pak! Saya pasrahkan hidup saya kepada Allah SWT. Dia tau cara menyelamatkan saya..”

Dan, akhirnya petugas PMI tersebut pun juga meninggalkan si Nahar untuk menolong korban yang lain.

Dan pada akhirnya si Nahar tidak ada lagi yang menyelamatkan, dia hanyut terbawa banjir. Selang beberapa waktu si Nahar terbangun dan tersadarkan diri, dia sudah berada di depan pintu akhirat. Ada malaikat mendatangi dia, dan berkata kepadanya.

“Allah SWT sudah mengirimkan (untuk menolong kamu) relawan dan perahu karet, kenapa kamu menyia-yiakannya? Dan, Allah SWT juga telah mendatangkan petugas PMI berserta helikopternya untuk membawamu dari banjir bandang, kenapa kamu tolak juga? Apa yang kamu cari? Apa yang kamu inginkan?

…… Sekian …..

Dari sedikit cerita di atas, banyak manfaat yang bisa dipelajari dan dijadikan alat untuk mengintrospeksi diri kita. Banyak manusia yang merasa pertolongan Allah belum datang kepadanya, banyak manusia yang menganggap doa yang mereka tujukan kepada Allah SWT belum dikabulkan, dan banyak pula orang yang sudah diberikan nikmat oleh Allah SWT tapi mereka lupa untuk mensyukurinya.

Allah sudah memberikan yang terbaik untuk kita, Dia selalu mendengarkan doa-doa kita, Dia selalu mendengarkan curhatan kita, Dia selalu membantu kita, Dia selalu menolong kita, dan Dia selalu ada untuk kita, kapanpun itu.

Marilah kita sama-sama mengintrospeksi diri kita masing-masing tanpa menyalahkan orang lain, dan tanpa menyalahkan Allaw SWT.

NB : Cerita ini hanya fiktif belaka dan belum lulus sensor. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s